https://www.canva.com/design/DAG1vrFb2ec/kaZbQ-VzlEyQ3WoucCiFEQ/edit?utm_content=DAG1vrFb2ec&utm_campaign=designshare&utm_medium=link2&utm_source=sharebutton
Selasa, 14 Oktober 2025
Minggu, 12 Oktober 2025
10. Tuas dan Pesawat Sederhana
Tuas golongan I
Titik tumpu berada di antara kuasa dan beban.
Contoh: gunting, jungkat-jungkit, tang.
Fungsi: mengubah arah gaya dan dapat memperbesar gaya.
Tuas golongan II
Beban berada di antara titik tumpu dan kuasa.
Contoh: pembuka botol, gerobak dorong, pemecah kelapa.
Fungsi: memperkecil gaya untuk mengangkat beban berat.
Tuas golongan III
Kuasa berada di antara titik tumpu dan beban.
Contoh: pinset, sekop, lengan manusia.
Fungsi: memperbesar kecepatan atau jarak gerak, tetapi memerlukan gaya lebih besar.
๐น Contoh penerapan tuas di sekitar kita
Di rumah: membuka tutup botol (tuas golongan II), menggunting kain (golongan I).
Di sekolah: menggunakan tang dalam prakarya (golongan I), sekop di taman (golongan III).
Di tempat kerja: dongkrak dan tuas besi untuk mengangkat barang berat.
๐น Penerapan prinsip pesawat sederhana di kehidupan sehari-hari
Pesawat sederhana membantu manusia sejak zaman dulu hingga sekarang, misalnya:
Katrol pada sumur tradisional untuk menimba air.
Bidang miring di pelabuhan untuk menaikkan barang ke kapal.
Tuas pada alat-alat dapur seperti pemeras jeruk.
Dengan memahami prinsip pesawat sederhana, kita dapat bekerja lebih efisien, hemat tenaga, dan menghindari cedera saat mengangkat atau memindahkan benda berat.
9. Katrol dan bidang miring
๐น Jenis-jenis katrol
Katrol tetap
Porosnya menempel di tempat (misalnya di tiang bendera).
Fungsinya mengubah arah gaya, bukan menghemat gaya.
Katrol bergerak
Porosnya ikut bergerak bersama beban.
Dapat mengurangi besar gaya yang diperlukan menjadi setengah dari berat beban.
Katrol majemuk
Gabungan antara katrol tetap dan bergerak.
Memiliki keuntungan mekanis besar karena menghemat gaya lebih banyak.
๐น Bidang miring dalam kehidupan
Bidang miring membantu mengangkat beban berat tanpa harus mengeluarkan gaya besar.
Contoh penerapan:
Papan miring di truk pengangkut barang.
Jalan menanjak di parkiran.
Tangga atau ramp bagi pengguna kursi roda.
๐น Keuntungan mekanis (KM) bidang miring
8. Macam macam pesawat sederhana
Pesawat sederhana dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan bentuk dan fungsinya:
1. Tuas (Pengungkit)
Tuas adalah batang yang berputar pada titik tumpu untuk mempermudah mengangkat beban.
Contoh: jungkat-jungkit, gunting, tang, pembuka botol, sekop.
Tuas memiliki tiga bagian utama:
Titik tumpu (T): tempat tuas berputar.
Beban (B): benda yang akan dipindahkan.
Kuasa (K): gaya yang diberikan manusia.
2. Katrol
Katrol terdiri dari roda beralur yang digunakan bersama tali untuk mengangkat beban.
Fungsinya untuk mengubah arah gaya atau memperbesar keuntungan mekanis.
Contoh: katrol bendera, katrol sumur, katrol pada derek bangunan.
3. Bidang miring
Permukaan miring yang membantu memindahkan benda ke tempat yang lebih tinggi dengan gaya lebih kecil.
Contoh: papan miring, tangga, jalan menanjak, sekrup.
4. Roda berporos
Roda berporos terdiri dari roda besar dan poros kecil di tengahnya.
Fungsinya untuk memperbesar gaya atau memperlancar gerakan.
Contoh: setir mobil, roda sepeda, kenop pintu.
5. Sekrup
Sekrup merupakan bentuk bidang miring yang dililitkan pada silinder.
Fungsinya memperkuat ikatan dan mengubah gaya putar menjadi gaya dorong.
Contoh: baut, ulir botol, alat pembuka tutup botol.
7. Mengenal pesawat sederhana
๐น Pengertian pesawat sederhana
Pesawat sederhana bukan berarti alat modern seperti pesawat terbang, tetapi alat sederhana yang digunakan untuk mempermudah pekerjaan manusia.
Alat ini membantu kita mengubah besar gaya, arah gaya, atau titik tumpu gaya sehingga pekerjaan menjadi lebih ringan.
๐น Prinsip kerja pesawat sederhana
Pesawat sederhana bekerja dengan menghemat gaya, artinya gaya yang kita keluarkan bisa lebih kecil daripada gaya yang dibutuhkan jika dilakukan secara langsung.
Namun, usaha total yang dilakukan tetap sama, karena jarak yang ditempuh mungkin menjadi lebih jauh. Jadi, pesawat sederhana tidak mengurangi usaha, melainkan mempermudah penggunaannya.
๐น Manfaat pesawat sederhana
Memudahkan mengangkat atau memindahkan benda berat.
Menghemat tenaga dan waktu.
Membantu mengubah arah gaya agar lebih sesuai dengan kebutuhan.
Contoh dalam kehidupan sehari-hari: tang, gunting, pengungkit, dan katrol bendera.
6. Sumber sumber energi dialam sekitar
๐น Energi dari bumi, air, udara, dan matahari
Alam menyediakan berbagai sumber energi yang bisa kita manfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari:
Energi bumi (panas bumi/geotermal)
Berasal dari panas dalam perut bumi.
Dimanfaatkan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP).
Energi air
Menggunakan aliran air atau air terjun untuk menggerakkan turbin pada PLTA.
Bersifat terbarukan dan tidak menimbulkan polusi.
Energi udara (angin)
Dimanfaatkan oleh kincir angin untuk menghasilkan listrik.
Banyak digunakan di daerah yang memiliki angin kencang dan stabil.
Energi matahari
Sumber energi utama di bumi.
Dapat diubah menjadi energi listrik dengan panel surya, atau energi panas untuk pemanas air.
๐น Pemanfaatan sumber energi untuk kehidupan
Energi digunakan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti:
Transportasi (bensin, solar, listrik).
Penerangan dan komunikasi (listrik dari PLTA, PLTU, atau surya).
Produksi barang dan jasa (mesin pabrik, komputer).
Rumah tangga (memasak, mencuci, menyalakan alat elektronik).
๐น Pentingnya menghemat energi
Menghemat energi berarti mengurangi konsumsi sumber daya alam dan menjaga keseimbangan lingkungan.
Langkah kecil seperti mematikan lampu saat tidak digunakan, menjemur pakaian alih-alih memakai pengering, dan menggunakan transportasi umum adalah bentuk nyata penghematan energi.
5. Energi tak terbarukan
a. Pengertian Energi Tidak Terbarukan
Energi tidak terbarukan adalah sumber energi yang berasal dari alam tetapi jumlahnya terbatas dan membutuhkan waktu jutaan tahun untuk terbentuk kembali. Jika dipakai terus-menerus, energi ini bisa habis dan tidak dapat diperbarui dengan cepat.
b. Contoh Energi Tidak Terbarukan
1. Batu Bara – Biasanya digunakan untuk pembangkit listrik dan industri.
2. Minyak Bumi (Petroleum) – Digunakan untuk bahan bakar kendaraan seperti bensin dan solar.
3. Gas Alam – Dipakai untuk memasak, pembangkit listrik, dan industri.
c. Dampak Penggunaan Energi Fosil bagi Lingkungan
Dampak Negatif Penjelasan
Pencemaran Udara Asap dari pembakaran batu bara atau bensin menghasilkan CO₂ dan zat berbahaya lainnya.
Pemanasan Global Gas rumah kaca dari energi fosil menyebabkan suhu bumi meningkat.
Kerusakan Alam Penambangan dan pengeboran minyak dapat merusak ekosistem dan tanah.
Masalah Kesehatan Polusi udara dapat menyebabkan penyakit pernapasan seperti asma
4. Energi terbarukan: Ramah lingkungan dan masa depan kita
3. Sumber kekuatan disekitar kita
Pengertian: kemampuan untuk melakukan kerja atau bisa juga diartikan sebagai daya yang digunakan untuk melakukan berbagai proses kegiatan. Sebagai salah satu makhluk hidup, manusia membutuhkan energi untuk melakukan aktivitas-aktivitasnya
Bentuk bentuk energi:
♤Energi kinetik: energi karena gerak benda.
♤Energi potensial: energi karena posisi benda.
♤Energi panas (kalor): energi yang menyebabkan kenaikan suhu.
♤Energi listrik: energi yang dihasilkan dari arus listrik.
♤Energi kimia: terdapat pada makanan dan bahan bakar.
♤Energi cahaya: dari matahari atau lampu.
Hukum kekekalan energi: Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, tetapi hanya dapat berubah bentuk
Contoh dalam kehidupan sehari-hari:
-Kita makan nasi untuk mendapatkan energi kimia agar bisa bergerak dan belajar.
-Mobil memerlukan energi dari bensin agar mesinnya bisa hidup dan berjalan.
-Kipas angin berputar karena mendapat energi listrik.
Sumber youtube
2. Gaya dan Hubungan dengan usaha
Pengertian: Interaksi yang berupa tarikan atau dorongan yang dapat menyebabkan sebuah benda bermassa mengalami perubahan gerak, dan mengubah konstruksi geometris. Dengan kata lain, sebuah gaya dapat menyebabkan sebuah objek dengan massa tertentu mengalami perubahan kecepatan
Jenis jenis gaya:
• Gravitasi: tarik-menarik antara dua benda yang memiliki massa. Gaya ini bertanggung jawab menjaga benda tetap di permukaan Bumi dan mengatur gerakan benda langit.
• Gesek: Gaya yang berlawanan dengan arah gerak benda. Gaya ini terjadi saat dua permukaan saling bergesekan, seperti gaya antara ban mobil dan aspal jalan.
• Pegas: Gaya yang muncul akibat tarikan atau dorongan pada benda elastis seperti pegas.
• Otot: Gaya yang dihasilkan oleh kontraksi otot makhluk hidup, seperti saat mendorong atau menarik suatu benda.
Contoh Gaya yg menyebabkan usaha:
- Menggesek kotak dilantai kasar
- Buah jatuh dari pohon
- Memanah
- Mendorong lemari
Sumber: You tube


